Pekanbaru, 4 Maret 2025 – Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Riau (UIR) dengan bangga mengumumkan peluncuran program riset dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian yang berorientasi pada inovasi, hilirisasi produk, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui berbagai skema pendanaan yang telah ditetapkan, diharapkan dosen dan peneliti UIR dapat semakin aktif dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Skema Pendanaan Riset dan Pengabdian 2025
Dalam program ini, terdapat berbagai skema pendanaan yang dapat diakses oleh dosen dan peneliti UIR, antara lain:
1. Skema Pendanaan Riset
- Penelitian Dosen Pemula (PDP): Dukungan bagi dosen pemula untuk menghasilkan penelitian awal dengan pendanaan maksimal Rp30-50 juta.
- Penelitian Pascasarjana: Dukungan untuk penelitian tesis magister (maks. Rp40 juta) dan disertasi doktor (maks. Rp60 juta).
- Penelitian Fundamental: Skema riset dasar dengan pendanaan hingga Rp150 juta.
- Penelitian Terapan: Dukungan hingga Rp500 juta untuk riset berbasis model atau prototipe yang telah diuji secara akademik dan industri.
- Kolaborasi Riset Internasional: Skema pendanaan bagi riset kerja sama dengan mitra internasional seperti RISPRO-PRIME (Australia), RISPRO-UKICIS (UK), dan INSPIRASI (Singapura).
2. Skema Pengabdian kepada Masyarakat
- Pemberdayaan Masyarakat Pemula (Rp25 juta): Untuk perguruan tinggi binaan dan pratama yang ingin mengembangkan program pengabdian berbasis masyarakat.
- Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (Rp50 juta): Program pengabdian yang melibatkan komunitas ekonomi dan UMKM.
- Pemberdayaan Desa Binaan (Rp150 juta): Dukungan bagi perguruan tinggi yang ingin menerapkan hasil riset di desa binaan.
- Pemberdayaan Wilayah (Rp200 juta): Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi.
3. Skema Kewirausahaan dan Inovasi
- Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa (Rp100 juta): Untuk mendorong hilirisasi riset dan penguatan startup mahasiswa.
- Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (Rp150 juta): Dukungan bagi usaha masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan berbasis riset.
- Pengembangan Usaha Kampus (Rp200 juta): Untuk menunjang otonomi finansial perguruan tinggi melalui kemitraan bisnis berbasis inovasi.
Jadwal dan Proses Pengajuan Proposal
Proses pengajuan proposal dilakukan melalui laman BIMA (bima.kemdiktisaintek.go.id) dengan tahapan sebagai berikut:
- Call for Proposal: 10 Maret – 7 April 2025
- Seleksi Proposal: 8 April – 14 Mei 2025
- Pengumuman Pemenang: 15 Mei 2025
- Pelaksanaan Penelitian/Pengabdian: 16 Mei – 19 Desember 2025
- Monitoring dan Evaluasi: 29 September – 10 Oktober 2025
- Pelaporan Akhir: 19 Desember 2025
- Validasi Luaran: Juni 2026
Ayo Berkontribusi dalam Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat!
DPPM Universitas Islam Riau mengundang seluruh dosen dan peneliti untuk segera mempersiapkan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pendanaan riset yang dapat memperkuat daya saing akademik serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi laman bima.kemdiktisaintek.go.id atau menghubungi DPPM UIR.

